Program studi keahlian

           Pada awalnya SMK Negeri 1 Semarang   hanya mengelola 3 Program Keahlian yaitu  Bangunan Air (BA),, Elektronika, Mesin Umum. Berdasarkan Surat Keputusan Departemen Pendidikan Nasional, dalam hal ini Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah No: 251/C/KEP/MN/2008 tanggal 27 Agustus 2008, ditetapkan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan. 

         Dengan Keputusan ini berakibat terjadinya perubahan nama dari Program Keahlian menjadi Program Studi Keahlian Hingga tahun 2015,  SMK Negeri 1 Semarang telah berkembang dari 3 Program Keahlian menjadi 9 Pogram Studi Keahlian, yakni :

NO

PROGRAM STUDI KEAHLIAN

AKRIDITASI

1.

TEKNIK PEMANFAATAN INSTALLASI TENAGA LISTRIK

      A

2.

TEKNIK OTOMASI INDUSTRI

      A

3.

TEKNIK PEMESINAN

      A

4.

TEKNIK  KENDARAAN RINGAN   

      A

5.

TEKNIK ALAT BERAT     

      A

6.

TEKNIK PRODUKSI DAN PENYIARAN PROGRAM RADIO

      A

7.

TEKNIK PRODUKSI DAN PENYIARAN PROGRAM PERTELEVISIAN

      BT

8.

TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

     BT

9.

TEKNIK AUDIO VIDEO

     A

          Mulai tahun 2008 SMK N 1 Semarang telah mendapat kepercayaan pemerintah (Kementrian Pendidikan Nasional) sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) bagi siswa SMK Jurusan Otomotif di Jawa Tengah.

Kemudian pada tahun 2009 ditunjuk sebagai salah satu tempat Perakit Sepeda Motor yang bermerk Kanzen , sekaligus memasarkannya. Dari 28 unit yang dirakit sudah terjual semuanya. Tahun – tahun berikutnya SMK Negeri 1 Semarang juga mendapat kepercayaan sebagai perakit Mobil Dungfeng, Home Appliance (AC, Lemari Es)  dan Netbook Advan,

       Pogram Studi Keahlian  langka dan sedang berkembang, yakni Program Studi Keahlian Teknik Broadcasting, yang dibuka pada tahun 2004. Program ini mencetak lulusan yang siap bekerja sebagai tenaga penyiaran, baik sebagai penyiar radio / TV , produser acara, programer, narator, jurnalis radio, jurnalis media cetak, maupun sebagai seorang entertaint yang lain seperti Master of Ceremony (MC), presenter, pengelola event organizer (EO), dan kontributor berita.

          Pembelajaran praktik pada awalnya dilaksanakan ditempat terpisah yakni di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) yang berlokasi di Jl. Brotojoyo Semarang ( sekarang menjadi BP Dikjur Jawa Tengah ), namun secara bertahap sejak  tahun 2003 sampai dengan 2005 kegiatan praktik dilaksanakan di sekolah, sehingga dari tahun 2006 sampai sekarang ini semua kegiatan praktik baik kelas X sampai dengan kelas XII telah dilaksanakan disekolah . Hal ini tentu lebih banyak menguntungkan, terutama dalam aspek efisiensi, pengawasan siswa dan  juga pengelolaan pembelajaran relatif lebih mudah dan terkendali. Program PRAKERIN dilaksanakan secara bergulir dan berkesinambungan agar siswa lebih fokus dan kegiatan sekolah tetap berjalan dengan baik.